TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (812kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (695kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (730kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34614-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adaptasi budaya yang dialami santri di Pondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto dalam menjalani komunikasi antar budaya. Santri berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang budaya yang beragam, sehingga adaptasi menjadi bagian penting dalam mendukung interaksi dan keberhasilan komunikasi di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam mengenai pengalaman adaptasi santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi santri di Pondok Pesantren Nurul Islam melalui empat fase utama, yaitu honeymoon, frustration,readjustment, dan resolution. Pada fase honeymoon, santri merasa tertarik dengan lingkungan baru di pesantren. Fase frustration ditandai dengan perasaan rindu rumah dan tantangan dalam menyesuaikan diri dengan perbedaan budaya dan aturan ketat di pesantren. Di fase readjustment, santri mulai menemukan cara untuk beradaptasi, membangun strategi komunikasi yang efektif, dan menjalin hubungan sosial yang lebih baik. Pada fase resolution,santri mampu beradaptasi secara penuh dengan kehidupan di pesantren dan mengatasi perbedaan budaya dengan lebih baik. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan adaptasi santri antara lain adalah dukungan pengurus pesantren, nilai-nilai agama yang mengedepankan sikap saling menghormati, serta kerjasama antar santri yang berasal dari latar belakang berbeda.Penelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi dalam komunikasi antar budaya di lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membangun toleransi,keterbukaan, dan kemampuan komunikasi lintas budaya bagi santri. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan program adaptasi yang lebih efektif di pondok pesantren dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DESY FITRIA SARI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | adaptasi budaya; komunikasi antar budaya; santri; pondok pesantren; fase adaptasi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 21:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10254 |
