TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34563-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Sektor halal merupakan sektor atau industri yang kegiatanya dilakukan sesuai dengan prinsip syariah. Sektor halal dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan yang pesat, semakin banyak sektor industri yang mengutamakan kehalalan produk yang diperdagangkan. Di Indonesia sendiri, sekor halal terdiri dari berbagai sektor diantaranya diantaranya sektor makanan halal, sektor keuangan syariah, kosmetik, sektor fashion, faktor pariwisata halal dan lainnya. Jumlah populasi muslim yang semakin meningkat menjadi salah satu alasan peningkatan indutri halal di berbagai negara. Populasi muslim yang tersebar di berbagai negara mencapai 1,6 miliar atau sekitar 25% dari populasi yang ada di dunia. Dimana dengan besarnya jumlah persebaran kaum muslim di berbagai negara diikuti juga dengan potensi konsumen diberbagai negara. Menurut State of the Global Islamic Economy dari tahun 2021 pengeluaran kaum muslim untuk makanan halal mencapai 1,27 triliun US$ dan akan diperkirakan mencapai 1,67 triliun US$ di tahun 2025. Industri barang konsumsi merupakan salah satu perusahaan yang menggantungkan keberlangsungan perusahaannya pada penanaman modal oleh investor, maka dari itu kestabilan keuangan perusahaan menjadi pokok penting yang sangat diperhatikan oleh perusahaan. Struktur modal dan kebijakan dividen menjadi salah satu indikator penting dalam menghasilkan kepercayaan masyarakat terhadap prospek perusahaan. Metode peneitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah studi pustaka dan dokumen. Data dihasilkan melalui laporan tahunan perusahaan sektor halal (industri makanan dan minuman) yang tercatat pada Daftar Efek Syariah (DES) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis yang digunakan adalah analisis data panel dengan teknik uji yang diaplikasikan adalah analisis deskriptif dan uji asumsi klasik. Hasil uji menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh secara negatif terhadap nilai perusahaan sedangkan kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan struktur modal dan kebijakan dividen berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DILA ISKA ARIYANTI |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Sektor Halal |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10046 |
