TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (246kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25278-170111100022_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
Abstract
ABSTRAKrn Artificial Intelligence atau biasa disebut AI merupakan salah satu teknologi yang sedang dikembangkan di seluruh dunia. Keberadaan AI di dunia sendiri merupakan bentuk dari kemajuan yang berasal dari sektor teknologi, yang dimana menimbulkan alur peralihan yang semula dari era tradisional menuju ke era modern. Tidak terkecuali negara Indonesia, yang turut mengalami perkembangan zaman Negara Indoneisa juga mengikuti atau pun mengalami perkembangan terkait penggunaan atau penerapan AI di kehidupan manusia. Dalam penerapan AI yang ada di Indonesia terdapat beberapa contoh antara lain penerapan AI pada pintu gerbang otomatis yang terdapat pada lokasi parkir di pusat perbelanjaan, itu merupakan contoh sederhana dari penerapan AI yang ada di Indonesia. Namun berkaca dari semakin berkembanganya penggunaan AI yang ada di Indonesia, maka terdapat resiko dari hal tersebut dimulai dari terdapatnya potensi akan penyalahgunaan AI sendiri, di dunia internasional sudah terdapat banyak bentuk – bentuk penyalahgunaan AI dimulai dari peretasan data pribadi, hingga fenomena Deepfake. Dengan demikian perlunya sebuah perlindungan hukum yang mampu mengakomodir terkait peristiwa Penyalahgunaan AI di Indonesia, dalam hal ini Undang – Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang merupakan Lex Specialis dari bidang teknologi, perlu mengakomodir terkait penyalahgunaan AI di Indonesia.rnMetode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan peraturan Undang – Undang yang terkait dan pendekatan konseptual dengan berpedoman pada legislasi dan regulasi.rnHasil dari penelitian ini yang menunjukkan bahwa UU ITE dalam hal mengenai pengaturan terkait Artificial Intelligence sendiri masih belum cukup mengakomodir atau mengatur secara eksplisit terkait penyalahgunaan AI, sehingga apabila terjadi penyalahgunaan AI belum terdapat dasar pedoman yang berkaitan dengan hal tersebut. Sehingga perlunya penambahan penjelasan tentang AI, pengaturan terkait AI pada UU ITE, serta menambahkan ketentuan pidana bagi pelaku yang melakukan penyalahgunaan AI di Indonesia.rnKata Kunci : ITE, Penyalahagunaan, Artificial Intelligence
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RAHMAT FERNANDA SEBASTIAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | ITE, Penyalahagunaan, Artificial Intelligence |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:32 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10004 |
