ADE HIMAWAN SUTANTO,, , (2020) PENGARUH JENIS PAKAN DAN FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP BERAT KELINCI DENGAN DESAIN FAKTORIAL. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20033-ABSTRACT.pdf - Published Version
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20033-COVER_.pdf
Download (688kB)
Abstract
Peternak yang ada di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten malang, sudah mengalami perkembangan yang begitu pesat, bisa di lihat dari banyaknya peternak di Desa ngijo sudah berdiri asosiasi mandiri yang beranggotakan 8 orang dan juga di asosiasi ini jumlah kelinci sudah berjumlah 8 induk perorang, namun kendala yang di hadapi oleh peternak di desa ngijo adalah mahalnya harga pakan konsetrat komersial yang begitu mahal akibatnya pendapatan dari hasil beternak kelinci menjadi kurang memuaskan. Agar produktivitas ternak kelinci bisa meningkat, peternak harus menggunakan bahan makanan yang murah dan berkualitas, di samping bahan pakan murah namun mempunyai kulitas yang bagus. penelitian kali ini akan membantu upaya bagaimana agar hasil dari peternakan yang ada di desa ngijo kecamatan kabupaten malang memiliki kualitas yang begitu baik yaitu bobot dari kelinci menjadi sangat cepat untuk bertambah, dengan cara melakukan rancangan percobaan yang melibatkan beberapa faktor seperti jenis pakan (Dedak atau pelet dan kangkung (Ipomoe reptans) serta wortel) dan frekuensi pemberian pakan dengan respon penelitian yaitu berat badan kelinci NewZeland. Pada penelitian ini diperoleh hasil pengaruh faktor jenis pakan yang diteliti sebanyak 27 percobaan dengan menetapkan hasil maksimal yang dapat digunakan dalam melakukan budidaya kelinci NewZeland yaitu pakan Kangkung dikarenakan kangkung memiliki banyak protein dan zat yang lain yang ada di kangkung yang dapat mempercepat pertumbuhan dari berat kelinci NewZeland. Dengan dibuktikan pada percobaan penelitian ini bahwa pakan kangkung yang memikili nilai mean yang tertinggi yaitu 24,8 gram dari pada pakan dedak dan wortel. faktor frekuensi pemberian pakan yang diteliti sebanyak 27 percobaan dengan menetapkan hasil maksimal yang dapat digunakan dalam melakukan budidaya kelinci NewZeland yaitu 3 x/hari dikarenakan agar pertumbuhan berat kelinci. Dengan dibuktikan pada percobaan penelitian ini bahwa pakan dengan hasil level 3x/hari mempunyai nilai mean yang tertinggi yaitu sebesar 233,2 gram dari pada 2 dan 1 x/ hari.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Yunus Triyoga |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 03:29 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 03:29 |
| URI: | http://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/65 |
